Kamis, 16 Maret 2017

ANALISIS LK INTERNASIONAL



REVIEW JURNAL  9 (ANALISIS LK INTERNASIONAL)
Nama Jurnal            

Jurnal Dinamika Manajemen
Volume / Halaman

Vol. 1 No.3 / 153 – 168
Nama Penulis

Tan Sau Eng
Judul Jurnal

Pengaruh NIM, BOPO, LDR, NPL & CAR terhadap ROA
Bank Internasional dan Bank Nasional Go Public Periode 2007 – 2011

Tanggal Jurnal

Juli – September 2013
Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui perkembangan NIM, BOPO, LDR, NPL, CAR dan ROA Bank Internasional dan Bank Nasional yang telah go public.

2. Untuk menganalisis pengaruh NIM, BOPO, LDR, NPL dan CAR secara parsial dan simultan terhadap profitabilitas Bank Internasional dan Bank Nasional yang telah go public.

Metode Penelitian

Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan SPSS 16.0 for windows. Adapun alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu.

Variabel Penelitian

Variabel Bebas : Capital Adequacy Ratio (CAR),Operational Efficiency (BOPO), Net Interest Margin(NIM), Non Performing Loan (NPL) and Loan to Deposit Ratio (LDR).

Variabel Terikat : Return On Asset (ROA).
Hasil Penelitian

1. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel independen secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhapap variabel dependen, tercermin dari nilai F yang sebesar 19.212 dengan signifikansi 0,000.

2. Dari hasil pengujian, diperoleh nilai koefisien regresi NIM sebesar +0,429 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan demikian, NIM memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA.

3. Dari hasil penelitian diperoleh nilai koefisien regresi BOPO sebesar +0,002 dengan nilai signifikansi sebesar 0,789. Dengan demikian, BOPO tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA.

4. Dari hasil penelitian diperoleh nilai koefisien regressi LDR sebesar -0,019 dengan nilai signifikansi sebesar 0,020. Dengan demikian, LDR memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA.

5. Dari hasil penelitian diperoleh nilai koefisien regressi NPL sebesar -0,293 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan demikian, NPL memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA.

6. Dari hasil penelitian diperoleh nilai koefisien regressi CAR sebesar +0,063 dengan nilai signifikansi sebesar 0,110. Dengan demikian, CAR tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA.

7. Nilai koefisien NIM + 0,429 merupakan koefisien yang tertinggi dibandingkan dengan koefisien variable lainnya.

Kesimpulan Penelitian

1. NIM, BOPO, LDR, NPL & CAR secara bersama-sama memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap terhadap ROA.

2. NIM, LDR, dan NPL memiliki pengaruh signifikan terhadap Return on Asset. Sedangkan BOPO dan CAR tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Return on Asset.

3. Diantara ke-5 variabel independen tersebut (NIM, BOPO, LDR, NPL dan CAR), NIM merupakan variabel yang dominan pengaruhnya terhadap ROA Bank Internasional dan Bank Nasional yang telah go public.

Pendapat Mengenai Jurnal
Penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan utama bank masih berasal dari selisih bunga. Sebagaimana telah diajarkan oleh semua agama bahwa bunga itu riba dan riba itu haram. Maka hendaknya perbankan mengubah sistem yang ada. Caranya yaitu dengan mengizinkan bank dan semua lembaga keuangan untuk melakukan jual beli dengan komoditas barang dan jasa serta melakukan bisnis riil. Yang demikian itu akan lebih bisa menyelamatkan bank dari riba.

STANDAR AUDIT & AKUNTANSI GLOBAL



REVIEW JURNAL 8 (STANDAR AUDIT & AKUNTANSI GLOBAL)

Nama Jurnal

Simposium Nasional Akuntansi
Volume / Halaman

Hal 23-47
Nama Penulis

R.Nelly Nur Apandi
Judul Jurnal

Relevansi Nilai, Subjektifitas Other Comprehensive Income dan Kualitas Audit
Tanggal Jurnal

16-19 September 2015
Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :
1) Pengaruh antara Net Income terhadap Return saham yang diperkuat kualitas audit.
 2) Pengaruh antara Other Comprehensive Income terhadap Return saham yang diperkuat oleh kualitas audit.
 3) Perbedaan pengaruh antara komponen OCI yang memiliki subjektifitas tinggi dan subjektifitas rendah terhadap return saham yang diperkuat kualitas audit.
Metode Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan model penelitian yang dikembangkan oleh Lee & Park (2013) dengan menggunakan OLS regression model.
Variabel Penelitian

1.      Variabel Bebas = Net Income, Other Comprehensive Income, Komponen OCI dengan Subjektifitas Tinggi, dan Komponen OCI dengan Subjektifitas Rendah
2.      Variabel Terikat =  Return Saham
3.      Variabel Moderator = Kualitas Audit
4.      Variabel Kontrol = Total Assets, MTBV (Market To Book Value)
Hasil Penelitian

Hasil penelitian tidak dapat membuktikan hipotesis yang telah ditetapkan, hanya net income yang berpengaruh terhadap return saham dan pengaruh net income terhadap return saham juga diperkuat oleh kualitas audit.
Kesimpulan Penelitian

a.    Net Income berpengaruh positif terhadap return saham yang diperkuat oleh kualitas audit. Hal ini menunjukan bahwa nilai net income yang diaudit oleh KAP big four memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap return saham dibandingkan dengan perusahaan yang diaudit oleh KAP non big four.
b.    Pengaruh Other Comprehensive Income terhadap return saham tidak diperkuat oleh kualitas audit. Hal ini menunjukan bahwa nilai other comprehensive income yang telah diaudit oleh KAP dengan reputasi tinggipun tidak memiliki nilai relevansi bagi para pengguna informasi untuk membuat keputusan investasi.
c.    Komponen Other Comprehensive Income yang memiliki nilai subjektifitas tinggi dan yang memiliki nilai subjektifitas rendah tidak memiliki pengaruh positif terhadap return saham. Sehingga perbedaan pengaruh diantara keduanya tidak dapat dibuktikan.
Pendapat Mengenai Jurnal
Menurut kelompok kami, jurnal penelitian ini sudah cukup baik. Namun, bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk melakukan penelitian yang sama dapat mengkaji lebih lanjut mengenai relevansi dari nilai other comprehensive income dengan menambah sampel penelitian pada negara lainnya karena terbatasnya jumlah data yang ada mengenai nilai OCI pada pasar modal di Indonesia menyebabkan penelitian ini tidak dapat menggambarkan secara menyeluruh mengenai relevansi nilai OCI. Peneliti selanjutnya juga dapat melakukan penelitian dengan melakukan komparasi pada negara yang melakukan proses adopsi IFRS secara langsung dan secara konvergensi yang dilakukan seperti di Indonesia mengenai relevansi dari komponen OCI.
.